Pages

Kamis, 20 Februari 2014

Titik Keterpurukan

Bunga-bunga yang kutemui tiap paginya selalu membuatku iri,mereka berusaha memperlihatkan keindahannya. Sinar matahari tak pernah lupa untuk memberikan senyumannya,sang bulan tak pernah ketinggalan memberikan cahanya.Sedangkan aku? Aku hanya terus terdiam memikirkan KENAPA BISA TERJADI? BAGAIMANA BISA?KAPAN INI SEMUA HILANG? Dan semua pertanyaan yang membuat memori otakku kehilangan energi..
Semua pujian yang sering kudengar dulu sekarang menjadi cemohan untukku,wajah mulus sekarang berubah. Dipenuhi bintik hitam,jerawat atau apapun itu yang ketika dipandang sangatlah mengerikan,aku sendiri untuk melihat kembaranku di cermin terkadang membuatku meneteaskan air mata,kenapa ini semua bisa terjadi???
Aku tak tahu mengapa ini semua terjadi,apakah ini mistis? Medis? Atau apa? Setiap harinya aku selalu menutupi wajah dengan apapun itu yang berada dalam genggamanku,untuk keluar kelas seperti biasanya kakiku sekakan kaku,takut menerima keadaaan.
Setelah mimpi,dan membuka mata sebagai pertanda aku telah terbangun dari alam tidurku wajah yang dianggap wanita sebagi daya tarik ternyata berubah. Wajahku seakan tak kukenali,merah mengerikan tanpa sebab. Aku menunggu sampai wajahku kembali normal,namun setelah 48 jam wajah itutak kunjung berubah,sebagai siswa aku harus mempunyai izin dokter untuk tidak masuk sekolah dalam kurung waktu lebih dari 3 hari,sedangkan untuk kedokter saja aku malu. Akhirnya kuberanikan diri untuk masuk sekolah,dan benar mereka yang melihatku seakan memasang muka datar tanpa ekspresi,seharian aku diguyur dengan pertanyaan mengapa wajahmu? Apa penyebabnya? Lantas aku harus menjawab apa sedangkan aku sendiri tak tahu apa penyebabnya,hanya air mata kala itu yang menjawab perntanyaan mereka.
Ragaku seakan menjadi lemah,setiap harinya aku mengalami hal-hal aneh entahlah itu pingsan,kerasukan,meludah,berteriak. Semua itu memutar presepsi orang mengenaiku,aku menghindari semua orang.Aku takut ketika berada didekatnya akan muncul pertanyaan yang akan membuatku tergores. 

        Aku sampai pada titik KETERPURUKAN,aku melupakan kekasih,sehabat,teman, yang kulakukan hanya menyendiri dikamar. Aku malu untuk menghampiri mereka.
Setiap melangkahkan kaki memasuki kelas aku seakan terhipnotis dan tak sadarkan diri,berteriak,mencakar-cakar wajahku sendiri,dan begitulah yang aku alami setiap harinya. Anehkan? Jika dijangkau oleh alam pikiran ini adalah hal yang mustahil,namun kita harus yakini ini banyak terjadi disekeliling kita.
Sebulan berlalu dengan wajah yang cukup mengerikan buatku,bersekolah dengan jalan menunduk seakan ingin menutupi wajah merah mengerikan itu.Aku mulai bertekad untuk mencari obat,mendatangi mereka-mereka yang diberi kemampuan lebih oleh Allah. Yah ada banyak pandangan,dan semua yang mereka ajari telah aku lakukan,namun apa?Hasilnya NIHIL!!! Tetap sama setiap hari saya menjadi orang gila,dan setiap malam senin dan jumat aku berubah menjadi sosok yang sangat aneh.

Memasuki bulan kedua,aku mulai beralih pandangan bahwa wajahku harus diobati oleh ahli kulit,bukan dengan mereka yang menyemprotkan air bacaannya ke wajahku. Dokter kulit silih berganti,tak pikir berapa nominal yang dikeluarkan. Aku terus mencari,mengganti dokter namun hasilnya tetap tidak apa perubahan.
Aku semakin terpuruk,mengeluarkan semua cermin yang ada dalam kamar tidurku karena aku takut dan tak ingin menerima kenyataan ini. Tak ada lagi urusan sekolah,percintaan yang saya pikir kala itu,kuhanya terfocus kenapa aku mengalami hal ini?
Dengan sendirinya aku menyakinkan pikiran,bahwa aku harus menerima ini semua,aku harus lebih mendekatkan diri terhadap sang Pencipta. Aku mulai keluar dari keterpurukan,mulai berjalan dengan badan tegak,wajah tak tersembunyi dan menjawab pertanyaan mereka dengan candaan “Dulunya aku memang mulus,makanya gantiaan sekarang wajahmu yang mulus”



Aku terus berusaha menerima kenyataan,tak ingin lagi kedokter atau apapun itu dan beranggapan jika sampai waktunya,jika Allah mau dia akan menggembalikannya seperti dulu lagi. Allah yakin saya sanggup menjalani cobaan ini,makanya dia memberikan ini semua. Walaupun terkadang masih ada perasaan risih namun dengan segara aku menghilangkannya dengan percayadiri;)

Sabtu, 02 November 2013

BACA!!!!!

Ingin rasanya menutup setiap mulut mulut mereka yang asal menjudge kehidupanku..mereka telah merasa sempurna,iya(?) Sehingga dengan gampangnya mereka berkomentar tentang hidupku..
Kalian yang asal menjudge itu hanya orang baru yang begitu syirik dengan kehidupanku..Sebelumnya aku telah melewati dan menghadapi begitu banyak mulut yang senonohnya brkomentar tentang hidupku sebelum kalian :) Its simple,saya akan tetap diam mendengarkan itu semua yang sampai pada akhirnya kalian akan terdiam sendiri!!! 

Kalian tidak tahu apa yang terjadi,kalian hanya berkomentar tanpa bukti dan itu sangat Murahan!!! Jika kuangkat bicara dan menceritakan semua yang terjadi apa kalian tidak malu (?) Kalian hanya mendengar dari mulutmulut sumbang dan kemudian memindahkan dengan cakapnya ke telinga disekeliling kalian,,

Simpelnya,gunakan logika plus perasaan kalian sebelum menjudge hidup orang lain..

Jika sudah capek berkomentar,jika sudah lelah masuk dalam kehidupanku,dan ingin mengetahui sebenarnya..kemarilah dan akun keceritakan semuanya..
Itu lebih elegan dari pada Komentar tanpa bukti ;;)

Heyy :) aku tidak mengenal kalian,aku tidak pernah berkomentar tentang hidup kalian,jadi kumohon kalian berhenti KEPO,MENGGANGGU,dan BERKOMENTAR MURAHAN tentang hidupku :)

Senin, 16 September 2013

PUISI

 Judul   : -
 Karya : TAT

Ketika jiwa ini sudah lelah..
Ketika fisik ini tak bisa menahan...
Namun,hati kecil ini tak bisa berbohong..
Aku berdiri diluar sana,
Memperlihatkan kesabaran ini...
Membendung air mata,
yang penuh dengan makna..
Memperlihatkan kesenangan yang palsu...
Sakit,saaakiiitttt..
dengan kepurapuraan ini..
Diruang gelap..
dengan kesunyian..
Hampa,.
Ditempat itulah..
Aku bisa mengeluarkan semuanya..
Hanya isak tangis..
Khanyalan kesenangan..
yang selalu berada dalam jiwaku..
Aku terbawa dalam..
Gelapnya kasih sayang..
Pahitnya cinta..
Kebohongan keromantisan..

Jumat, 06 September 2013

Rahasia Sebuah Senyuman

       Angin malam hari itu mengantarkan percakapan kita kepada penyakit bagiku dan senyuman bagimu,yang menjadi saksi percakapan kita saat itu adalah balkon rumahmu..entahlahhh balkon itu mengerti isi percakapan kita atau hanya menjadi saksi bisu.
Percakapan kita dimulai dengan umbaran senyumanmu kepadaku,entah apa arti dari senyumanmu itu..Kau terus melanjutkan percakapanmu mengenai bunga-bunga baru yang menghiasi taman indah hatimu..
Bunga-bunga baru itu banyak,karena terlalu banyaknya?? pada percakapan kita malam itu kau memintaku untuk memberimu nasehat tentang bunga yang tepat untuk menghiasi taman indah hatimu..Dengan senyuman palsuku,kulontarkan jawaban atas permintaanmu "Rawat dan selesaikan bunga yang satu lalu pindah kebunga yang lain,jika itu memang nyaman bagimu"..

     Kau kembali seakan tak mengerti arti perkataanku,dan hanya terus melanjutkan percakapanmu.Aku hanya menyimak sembari merenung dan menahan perasaan,gejolak yang ada pada diriku saat itu.Tiba-tiba kau membangunkanku dari perenungan itu dengan perkataanmu "Hanya kau bunga yang susah untuk mati dalam taman hatiku,dan hanya kaulah pemilik taman ini"
Aku mulai mengumbar senyuman indahku dan kuharap kau tak lupa aku tak suka dibanding-bandingkan..

    Malam semakin gelap,dan kita menutup perckapan itu dengan kejengkelan yang membuat hatiku tidak nyaman malam itu.Namun dibalik kejengkelanku,aku memintamu untuk mengantarkanku kembali keruang kenyamananku..
   Diperjalanan aku berubah pikiran dan memintamu untuk kembali dan biarkan aku melanjutkan perjalananku sendiri..dan kau menyetujui itu!Membalik kendaraanmu dan menjauh dari jalan menuju ruang kenyamananku..
Derasnya ombak membuatku ingin berhenti dan menikmati indah dan gelapnya malam itu,seakan ombak itu mengerti isi hati dan perasaanku..Rasanya ombak itu orang misterius yang mencoba mngerti dan menenangkan perasaanku saat itu..

   Derasnya ombak memancingku untuk membangunkan ingatanku mengenai semua janji,komitmen,usaha,perkataan cinta yang susah payah kau bangun dahulu semuanya terluangkan dihadapn ombak itu dengan sebuah tawa kecil diiringi tangisan kesedihan dan kebahagiaan...

Tak ada orang yang bisa mengerti ati dari senyuman kita,hanya kita sendirilah yang mengetahuinya..mereka hanya bisa menerka-nerka sesuai mimik wajah yang kita tonjolkan :)

Sabtu, 31 Agustus 2013

Tanpa Sayap

Jika diibaratkan kau adalah seekor capung,yang ditangkap oleh manusia yang tak mempunyai hati..
Yang seenaknya mematahkan sayapmu,dan hanya terdiam menyaksikan perbuatannya..
Sedangkan kau tak bisa lagi terbang mengelilingi duniamu,tak bisa lagi terbang mencari kebahagiaanmu..
Kau hanya tinggal mencari suasana baru dan berusaha berjalan tanpa sayap meninggalkan manusia yang seenaknya mematahkan sayapmu itu..

Rabu, 28 Agustus 2013

 Itulah Manusia :)    

     Pepatah mengatakan tak ada manusia yang sempurna,dan itulah faktanya.Namun salahka mereka yang selalu berusaha tampil sempurna,salahka mereka yang selalu berusaha lebih dibandingkan yang lain,salahka mereka yang selalu ingin di sanjung..
dan jawabannya yaitu "TIDAK"...

Manusia tidak salah jika mempunyai hasrat ingin tampil sempurna,namun terkadang cara yang mereka lakukan yang membuatnya malah kelihatan rendah.

Selasa, 27 Agustus 2013

Aku Lebih Memilih Kembali menjadi Anak-Anak


        Tepat 2 langkah kaki ini memasuki gerbang sekolah berharap tidak ada lagi alasan untuk aku mengeluarkan air mata.Namun apa yang aku dapatkan,orang-orang yang begitu peduli dengan hidupku satu persatu datang menghampiriku.Celotehan-celotehan mereka terucap tanpa ada yang menahannya,tapi sadarka mereka ?? celotehannya hanya membuatku diam kaku memandangi bibirnya dan berharap "kapan mereka akan berhenti menjudgement hidupku"

       Langkah kakiku serasa ingin kupercepat dan melewati beberapa orang yang begitu asyiknya menjadikan kehidupanku sebagai bahan gosipan mereka.Berat kaki ini melangkah,rasanya ingin berbalik arah dan keluar dari gerbang sekolah..
Namun,seketika kufikir aku harus menghadapi ini semua..mereka hanya merupakan bagian-bagian kecil penghancur semangatku..

Jika bisa kupilih,aku lebih memilih kembali menajdi anak-anak polos yang belum mengerti apa-apa.Mereka hanya bisa menangis ketika mainannya diambil,terjatuh karena keasyikan bermain,yang belum mengerti apa-apa....