Bunga-bunga yang kutemui tiap paginya
selalu membuatku iri,mereka berusaha memperlihatkan keindahannya. Sinar
matahari tak pernah lupa untuk memberikan senyumannya,sang bulan tak pernah
ketinggalan memberikan cahanya.Sedangkan aku? Aku hanya terus terdiam
memikirkan KENAPA BISA TERJADI? BAGAIMANA BISA?KAPAN INI SEMUA HILANG? Dan semua
pertanyaan yang membuat memori otakku kehilangan energi..
Semua pujian yang sering kudengar dulu sekarang menjadi
cemohan untukku,wajah mulus sekarang berubah. Dipenuhi bintik hitam,jerawat
atau apapun itu yang ketika dipandang sangatlah mengerikan,aku sendiri untuk
melihat kembaranku di cermin terkadang membuatku meneteaskan air mata,kenapa
ini semua bisa terjadi???
Aku tak tahu
mengapa ini semua terjadi,apakah ini mistis? Medis? Atau apa? Setiap harinya
aku selalu menutupi wajah dengan apapun itu yang berada dalam genggamanku,untuk
keluar kelas seperti biasanya kakiku sekakan kaku,takut menerima keadaaan.
Setelah mimpi,dan membuka mata sebagai pertanda aku telah
terbangun dari alam tidurku wajah yang dianggap wanita sebagi daya tarik
ternyata berubah. Wajahku seakan tak kukenali,merah mengerikan tanpa sebab. Aku
menunggu sampai wajahku kembali normal,namun setelah 48 jam wajah itutak
kunjung berubah,sebagai siswa aku harus mempunyai izin dokter untuk tidak masuk
sekolah dalam kurung waktu lebih dari 3 hari,sedangkan untuk kedokter saja aku
malu. Akhirnya kuberanikan diri untuk masuk sekolah,dan benar mereka yang
melihatku seakan memasang muka datar tanpa ekspresi,seharian aku diguyur dengan
pertanyaan mengapa wajahmu? Apa penyebabnya? Lantas aku harus menjawab apa
sedangkan aku sendiri tak tahu apa penyebabnya,hanya air mata kala itu yang
menjawab perntanyaan mereka.
Ragaku
seakan menjadi lemah,setiap harinya aku mengalami hal-hal aneh entahlah itu
pingsan,kerasukan,meludah,berteriak. Semua itu memutar presepsi orang mengenaiku,aku
menghindari semua orang.Aku takut ketika berada didekatnya akan muncul
pertanyaan yang akan membuatku tergores.
Aku sampai pada titik KETERPURUKAN,aku
melupakan kekasih,sehabat,teman, yang kulakukan hanya menyendiri dikamar. Aku
malu untuk menghampiri mereka.
Setiap
melangkahkan kaki memasuki kelas aku seakan terhipnotis dan tak sadarkan
diri,berteriak,mencakar-cakar wajahku sendiri,dan begitulah yang aku alami
setiap harinya. Anehkan? Jika dijangkau oleh alam pikiran ini adalah hal yang mustahil,namun
kita harus yakini ini banyak terjadi disekeliling kita.
Sebulan
berlalu dengan wajah yang cukup mengerikan buatku,bersekolah dengan jalan
menunduk seakan ingin menutupi wajah merah mengerikan itu.Aku mulai bertekad
untuk mencari obat,mendatangi mereka-mereka yang diberi kemampuan lebih oleh
Allah. Yah ada banyak pandangan,dan semua yang mereka ajari telah aku
lakukan,namun apa?Hasilnya NIHIL!!! Tetap sama setiap hari saya menjadi orang
gila,dan setiap malam senin dan jumat aku berubah menjadi sosok yang sangat
aneh.
Memasuki
bulan kedua,aku mulai beralih pandangan bahwa wajahku harus diobati oleh ahli
kulit,bukan dengan mereka yang menyemprotkan air bacaannya ke wajahku. Dokter
kulit silih berganti,tak pikir berapa nominal yang dikeluarkan. Aku terus
mencari,mengganti dokter namun hasilnya tetap tidak apa perubahan.
Aku semakin
terpuruk,mengeluarkan semua cermin yang ada dalam kamar tidurku karena aku
takut dan tak ingin menerima kenyataan ini. Tak ada lagi urusan
sekolah,percintaan yang saya pikir kala itu,kuhanya terfocus kenapa aku
mengalami hal ini?
Dengan
sendirinya aku menyakinkan pikiran,bahwa aku harus menerima ini semua,aku harus
lebih mendekatkan diri terhadap sang Pencipta. Aku mulai keluar dari
keterpurukan,mulai berjalan dengan badan tegak,wajah tak tersembunyi dan
menjawab pertanyaan mereka dengan candaan “Dulunya
aku memang mulus,makanya gantiaan sekarang wajahmu yang mulus”
Aku terus berusaha menerima kenyataan,tak
ingin lagi kedokter atau apapun itu dan beranggapan jika sampai waktunya,jika
Allah mau dia akan menggembalikannya seperti dulu lagi. Allah yakin saya sanggup
menjalani cobaan ini,makanya dia memberikan ini semua. Walaupun terkadang masih
ada perasaan risih namun dengan segara aku menghilangkannya dengan
percayadiri;)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar