Pages

Selasa, 27 Agustus 2013

Aku Lebih Memilih Kembali menjadi Anak-Anak


        Tepat 2 langkah kaki ini memasuki gerbang sekolah berharap tidak ada lagi alasan untuk aku mengeluarkan air mata.Namun apa yang aku dapatkan,orang-orang yang begitu peduli dengan hidupku satu persatu datang menghampiriku.Celotehan-celotehan mereka terucap tanpa ada yang menahannya,tapi sadarka mereka ?? celotehannya hanya membuatku diam kaku memandangi bibirnya dan berharap "kapan mereka akan berhenti menjudgement hidupku"

       Langkah kakiku serasa ingin kupercepat dan melewati beberapa orang yang begitu asyiknya menjadikan kehidupanku sebagai bahan gosipan mereka.Berat kaki ini melangkah,rasanya ingin berbalik arah dan keluar dari gerbang sekolah..
Namun,seketika kufikir aku harus menghadapi ini semua..mereka hanya merupakan bagian-bagian kecil penghancur semangatku..

Jika bisa kupilih,aku lebih memilih kembali menajdi anak-anak polos yang belum mengerti apa-apa.Mereka hanya bisa menangis ketika mainannya diambil,terjatuh karena keasyikan bermain,yang belum mengerti apa-apa....




Tidak ada komentar:

Posting Komentar