Judul : -
Karya : TAT
Ketika jiwa ini sudah lelah..
Ketika fisik ini tak bisa menahan...
Namun,hati kecil ini tak bisa berbohong..
Aku berdiri diluar sana,
Memperlihatkan kesabaran ini...
Membendung air mata,
yang penuh dengan makna..
Memperlihatkan kesenangan yang palsu...
Sakit,saaakiiitttt..
dengan kepurapuraan ini..
Diruang gelap..
dengan kesunyian..
Hampa,.
Ditempat itulah..
Aku bisa mengeluarkan semuanya..
Hanya isak tangis..
Khanyalan kesenangan..
yang selalu berada dalam jiwaku..
Aku terbawa dalam..
Gelapnya kasih sayang..
Pahitnya cinta..
Kebohongan keromantisan..
Senin, 16 September 2013
Jumat, 06 September 2013
Rahasia Sebuah Senyuman
Angin malam hari itu mengantarkan percakapan kita kepada penyakit bagiku dan senyuman bagimu,yang menjadi saksi percakapan kita saat itu adalah balkon rumahmu..entahlahhh balkon itu mengerti isi percakapan kita atau hanya menjadi saksi bisu.
Percakapan kita dimulai dengan umbaran senyumanmu kepadaku,entah apa arti dari senyumanmu itu..Kau terus melanjutkan percakapanmu mengenai bunga-bunga baru yang menghiasi taman indah hatimu..
Bunga-bunga baru itu banyak,karena terlalu banyaknya?? pada percakapan kita malam itu kau memintaku untuk memberimu nasehat tentang bunga yang tepat untuk menghiasi taman indah hatimu..Dengan senyuman palsuku,kulontarkan jawaban atas permintaanmu "Rawat dan selesaikan bunga yang satu lalu pindah kebunga yang lain,jika itu memang nyaman bagimu"..
Kau kembali seakan tak mengerti arti perkataanku,dan hanya terus melanjutkan percakapanmu.Aku hanya menyimak sembari merenung dan menahan perasaan,gejolak yang ada pada diriku saat itu.Tiba-tiba kau membangunkanku dari perenungan itu dengan perkataanmu "Hanya kau bunga yang susah untuk mati dalam taman hatiku,dan hanya kaulah pemilik taman ini"
Aku mulai mengumbar senyuman indahku dan kuharap kau tak lupa aku tak suka dibanding-bandingkan..
Malam semakin gelap,dan kita menutup perckapan itu dengan kejengkelan yang membuat hatiku tidak nyaman malam itu.Namun dibalik kejengkelanku,aku memintamu untuk mengantarkanku kembali keruang kenyamananku..
Diperjalanan aku berubah pikiran dan memintamu untuk kembali dan biarkan aku melanjutkan perjalananku sendiri..dan kau menyetujui itu!Membalik kendaraanmu dan menjauh dari jalan menuju ruang kenyamananku..
Derasnya ombak membuatku ingin berhenti dan menikmati indah dan gelapnya malam itu,seakan ombak itu mengerti isi hati dan perasaanku..Rasanya ombak itu orang misterius yang mencoba mngerti dan menenangkan perasaanku saat itu..
Derasnya ombak memancingku untuk membangunkan ingatanku mengenai semua janji,komitmen,usaha,perkataan cinta yang susah payah kau bangun dahulu semuanya terluangkan dihadapn ombak itu dengan sebuah tawa kecil diiringi tangisan kesedihan dan kebahagiaan...
Tak ada orang yang bisa mengerti ati dari senyuman kita,hanya kita sendirilah yang mengetahuinya..mereka hanya bisa menerka-nerka sesuai mimik wajah yang kita tonjolkan :)
Percakapan kita dimulai dengan umbaran senyumanmu kepadaku,entah apa arti dari senyumanmu itu..Kau terus melanjutkan percakapanmu mengenai bunga-bunga baru yang menghiasi taman indah hatimu..
Bunga-bunga baru itu banyak,karena terlalu banyaknya?? pada percakapan kita malam itu kau memintaku untuk memberimu nasehat tentang bunga yang tepat untuk menghiasi taman indah hatimu..Dengan senyuman palsuku,kulontarkan jawaban atas permintaanmu "Rawat dan selesaikan bunga yang satu lalu pindah kebunga yang lain,jika itu memang nyaman bagimu"..
Kau kembali seakan tak mengerti arti perkataanku,dan hanya terus melanjutkan percakapanmu.Aku hanya menyimak sembari merenung dan menahan perasaan,gejolak yang ada pada diriku saat itu.Tiba-tiba kau membangunkanku dari perenungan itu dengan perkataanmu "Hanya kau bunga yang susah untuk mati dalam taman hatiku,dan hanya kaulah pemilik taman ini"
Aku mulai mengumbar senyuman indahku dan kuharap kau tak lupa aku tak suka dibanding-bandingkan..
Malam semakin gelap,dan kita menutup perckapan itu dengan kejengkelan yang membuat hatiku tidak nyaman malam itu.Namun dibalik kejengkelanku,aku memintamu untuk mengantarkanku kembali keruang kenyamananku..
Diperjalanan aku berubah pikiran dan memintamu untuk kembali dan biarkan aku melanjutkan perjalananku sendiri..dan kau menyetujui itu!Membalik kendaraanmu dan menjauh dari jalan menuju ruang kenyamananku..
Derasnya ombak membuatku ingin berhenti dan menikmati indah dan gelapnya malam itu,seakan ombak itu mengerti isi hati dan perasaanku..Rasanya ombak itu orang misterius yang mencoba mngerti dan menenangkan perasaanku saat itu..
Derasnya ombak memancingku untuk membangunkan ingatanku mengenai semua janji,komitmen,usaha,perkataan cinta yang susah payah kau bangun dahulu semuanya terluangkan dihadapn ombak itu dengan sebuah tawa kecil diiringi tangisan kesedihan dan kebahagiaan...
Tak ada orang yang bisa mengerti ati dari senyuman kita,hanya kita sendirilah yang mengetahuinya..mereka hanya bisa menerka-nerka sesuai mimik wajah yang kita tonjolkan :)
Langganan:
Komentar (Atom)